(Dok:BABET)
Pasukan Rangrang merah adalah, Sebutan bagi kami Komunitas BABET yang terbentuk sejak 6 bulan lalu, tepatnya tanggal 20 Agustus 2018.
Yang awalnya digawangi oleh beberapa orang Seperti, Jubris Kholik, Baba Oga serta Guru Satim Fadilah.
Sekedar info, Rangrang merah adalah semut petarung dan suka bergotong royong. Dan tentunya BABET menyamakan atau menyesuaikan dengan filosofi tersebut, yaitu Pelestari / Petarung Budaya, tanpa meninggalkan azas Gotong Royong dan Kebersamaan dalam satu Keluarga / Koloni (istilah kelompok).
Patut juga diingat, walau dengan ukuran tubuh yang kecil, bahkan terkesan layak disepelekan, semut ternyata termasuk hewan terkuat didunia. Dalam penelitian, seekor semut mampu menopang beban yang bobotnya 50x berat badannya sendiri.
Dengan berlandaskan Gotong Royong, kami mengedepankan Kebersamaan serta Silaturahmi tanpa batas, terhadap seluruh komunitas Budaya yang ada diBekasi.
Itulah kenapa BABET dijuluki Pasukan Rangrang Merah, Suka Gotong Royong, tidak meninggalkan apalagi untuk menyingkirkan (ingat filosofi permainan 'injit-injit semut, siapa sakit naik diatas).
Semua anggota yang terlibat dalam keanggotaan BABET, akan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing anggota. Dan satu hal yang patut diingat, BABET adalah Komunitas Asli Bekasi bukan Jakarta.
Dengan hadirnya BABET, semoga bisa menjadi warna baru dalam pelestarian Budaya Bekasi, sebagai Kota Pemerintahan pertama yang tercatat jelas dalam Sejarah di Indonesia.(FM08)
Salam Rangrang Merah !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar